Update Berita Terbaru 2018

Harga Smartphone Semakin Mahal, Versi Refurbished Kini Menjadi Solusinya !


Harga Smartphone Semakin Mahal, Versi Refurbished Kini Menjadi Solusinya ?

Harga smartphone saat ini sudah melambung tinggi. Untuk membawa pulang smartphone papan atas, kita harus merogoh kocek hingga belasan juta. Hal ini berpengaruh pada beberapa hal, seperti pengiriman smartphone terendah sepanjang sejarah dari Oktober ke Desember 2017.

Benar, dan melalui laporan dari Wall Street Journal, smartphone refurbished akan merajalela jika kini smartphone papan atas harganya tak sesuai dengan kantong masyarakat. Bahkan, penikmat barang refurbished kini tak hanya dari negara berkembang saja. Dari laporan WSJ juga, 93 persen dari pembeli smartphone bekas di lelang online B-Stock berasal dari Amerika Serikat.

Bukti lagi bahwa smartphone kini sudah tak terjangkau lagi bagi masyarakat di negara maju, adalah dulu berdasar data dari BayStreet Research LLC, masyarakat di negara maju melakukan pergantian hape dalam rata-rata 23 bulan di tahun 2014. Data tahun 2017, angka ini turun menjadi 31 bulan, dan di tahun depan diprediksi kembali turun ke angka 33 bulan.

Hal ini pun jadi salah satu strategi dari dua raksasa smartphone dunia, Apple dan Samsung. Samsung memang sengaja menjual versi refurbished dari iPhone dan memperbaruinya tiap tahun. Sementara Samsung, bahkan menyebut melalui sang kepala divisi mobile, DJ Koh, bahwa Samsung lebih suka menawarkan versi refurbished ketimbang varian smartphone murah.

Kalau Anda, lebih suka smartphone baru, bekas, atau refurbished?

0 comments:

Posting Komentar