Update Berita Terbaru 2018

Pengguna Internet Di Dunia Merajai Penggunaan Media Sosial


Pengguna Internet Di Dunia Merajai Penggunaan Media Sosial

Pada akhir Januari 2018 lalu, We Are Social dan Hootsuite, merilis data mengenai jumlah pengguna internet dan media sosial di dunia. Berdasarkan data itu, pengguna internet di dunia telah mencapai 4 miliar, sebelumnya, 3,8 miliar.

Ini artinya, lebih dari setengah populasi dunia terkoneksi dengan internet. Afrika tercatat memiliki kontribusi pertumbuhan tercepat dengan lebih dari 20 persen per tahun. Pertumbuhan ini, tentu saja turut membuat peningkatan terhadap pengguna media sosial.

Secara global, pengguna media sosial tumbuh sebesar 13 persen dalam waktu 12 bulan terakhir. Asia Tengah dan Selatan mencatat kenaikan tercepat yakni masing-masing 90 persen dan 33 persen. Arab Saudi memperlihatkan peningkatan terbesar dibandingkan negara-negara lain yakni 32 persen. Disusul India sebesar 31 persen dan Indonesia 23 persen.

Meskipun Arab Saudi memegang pertumbuhan dominan media sosial, namun tidak untuk lamanya waktu yang dihabiskan di platform media sosial. Justru negara kaya minyak itu berada di posisi 16 setelah Vietnam dengan rata-rata waktu yang digunakan untuk bermedia sosial sebesar 2 Jam 34 menit.

Pengakses 'terlama' media sosial dinobatkan kepada Filipina dengan waktu 3 Jam 57 menit. Di susul Brazil dengan lama waktu 3 jam 39 menit dan Indonesia 3 jam 23 menit.

Barangkali, tahun ini juga merupakan moment bahagia bagi Mark Zuckerberg. Mengapa demikian? Dari hasil survei We Are Social itu, mencatat seluruh platform Facebook Group masih merajai. Mulai dari Facebook, WhatsApp, FB Messenger, dan Instagram.

Namun dari banyaknya platform yang dimilikinya itu, media sosial Facebook masih mendominasi yakni 2,167 juta pengguna bulanan yang aktif. Kemudian disusul YouTube sebesar 1,5 juta dan WhatsApp (messenger app) 1,3 juta pengguna aktif per bulan.

WhatsApp dan Facebook Messenger keduanya tumbuh dua kali lebih cepat dari platform inti Facebook, dengan jumlah orang yang menggunakan setiap aplikasi messenger naik 30 persen dari tahun ke tahun. Kedua aplikasi tersebut masih terikat dalam hal jumlah pengguna, namun data terbaru dari SimilarWeb menunjukkan bahwa WhatsApp memiliki posisi geografis lebih kuat.

WhatsApp sekarang menjadi aplikasi messenger teratas di 128 negara di seluruh dunia, dibandingkan dengan Facebook Messenger yang hanya 72 negara. Sekarang ada hanya 25 negara di seluruh dunia di mana aplikasi milik Facebook bukanlah platform messenger teratas. Terlepas dari itu semua, Indonesia memang masih begitu seksi bila melihat data tersebut. Tak heran jika Facebook dkk, memfokuskan pengembangannya di Indonesia.

0 comments:

Posting Komentar